hamba Allah yang sentiasa berdoa semoga menjadi hambaNya yang terbaik.
Sentiasa usaha jadi umatnya yang ingin selalu mengikuti sunnahnya dan sentiasa rindukannya.
anak yang baik dari kacamata mak ayah dan sentiasa berusaha mendoakan mereka selalu agar hidup aku selesa di sana nanti.
adik perempuan dan kakak pada mereka yang menyayangi aku tanpa ucapan tapi aku tau la dorang sayang aku...
belajar menuntut ilmu dari semua..pengalaman yang tinggi harganya, kelas yang di bayar dari titik peluh dan juga dari biayaan negara untuk aku jadi rakyat yang berilmu.
teman, sahabat, kawan, kenalan yang selalu bertekak, sering bertanya untuk tahu jawapan, makan kongsi-kongsi, jalan-jalan cari ilmu supaya matang dari dulu serta mengharapkan doa kalian untuk simpanan di sana jua.
staf yang buat kije berdasarkan arahan tapi kalau tak ikut tu mesti ada alasan dan sebab punya la..
kenakalan sebab memang aku nakal dan bukan jahat ok...

Wednesday, April 27, 2011

Doa Antara 2 Sujud





Bismillah wal Hamdulillah..

Hanya Menyampaikan...

Dengan rendah hati, nyatakanlah permohonan ampun kepada Allah melalui doa ini.

“Rabbighfirli (Tuhanku, ampuni aku)”

Diam sejenak, hayatilah maksud ini semasa membuat bacaan.
Buka dada dan diri kita untuk menerima ampunan dari Allah
seperti membuka diri ketika merasakan hembusan angin sepoi-sepoi atau menerima curahan air hujan
ketika kita masih kecil.

Tetaplah membuka diri kita untuk menerima ampunan Allah.
Ulangi permintaan itu beberapa kali hingga kita merasakan ketenangan.

Kemudian sampaikanlah permintaan kedua,

“Warhamni (sayangi aku)”

Diam dan tundukkanlah diri kita untuk menerima
kasih-sayang Allah yang tak terhitung besarnya.

Bukalah dada kita seluas-luasnya agar semakin banyak
kasih-sayang Allah yang kita terima.
Ulanglah beberapa kali hingga kita merasa cukup.

Kemudian, berturut-turut sampaikanlah permintaan-permintaan
berikut dengan cara sebagaimana tersebut di atas, satu persatu.

“Wajburnii (tutuplah aib-aibku)”
“Warfa’nii (angkatlah darjatku)”
“Warzuqnii (berilah aku rezeki)”
“Wahdinii (berilah aku petunjuk)”
“Wa’Aafinii (sihatkan aku)”
“Wa’fuannii (maafkan aku)”

Setelah selesai, diamlah sejenak, kemudian lahirkan rasa syukur kita kepada Robbi.


Lihatlah, betapa besarnya maksud dan nilai doa ini.
Ia adalah satu doa yang kita hanya baca begitu saja (tanpa memahami maksudnya).
Dalam tidak kita sedar selama ini, kita sebenarnya seperti sedang berpura-pura memohon sesuatu.

Kerana kita memohon, tapi tidak memahami apa yang dipohon.

Sekian, renung-renungkan dan sampaikan.

Sebaik-baik manusia ialah orang yang dapat memberi manfaat kepada orang lain.

No comments:

Post a Comment